10. Prakarya

Kerajinan bahan keras

  • KERAJINAN BAHAN KERAS
  • Definisi & Jenis Kerajinan Bahan Keras Kerajinan bahan keras adalah kerajinan yang dalam tahap pembuatannya menggunakan bahan yang bersifat keras. Kerajinan bahan keras juga dibedakan menjadi 2, yaitu : • Kerajinan Bahan Keras Alami Kerajinan bahan keras alami adalah kerajinan yang bahan baku pembuatannya masih berasal dari alam atau mengalami pengolahan tanpa mengakibatkan perubahan wujud benda itu. Bahan Keras Alami mudah didapatkan dan relatif murah karena beberapa bahan bisa kita ambil langsung di sekitar kita. • Kerajinan Bahan Keras Buatan Berbeda dengan kerajinan bahan keras alami, kerajinan bahan keras buatan adalah kerajinan yang bahannya telah
  • Contoh Kerajinan Bahan Keras Kerajinan Bahan Keras Alami  Kayu  Biji – Bijian  Bambu  Batu  Kerang  Tulang  Rotan  Pasir Kerajinan Bahan Keras Buatan  Kaca  Kaleng  Logam ( Tembaga, Perak, Kuningan, Emas dan Alumunium )  Semen  Kawat  Timah  Besi
  • Fungsi Kerajinan Bahan Keras Fungsi Kerajinan Bahan keras yaitu sebagai berikut : • Sebagai benda pakai Benda pakai adalah karya kerajinan yang diciptakan hanya mengutamakan fungsinya, sedangkan unsur keindahannya hanyalah sebagai pendukung. Contohnya yaitu seperti kalung, cincin, gelang, lemari, meja, kursi, dll. • Sebagai benda hias Benda hias, adalah karya kerajinan yang di buat sebagai benda pajangan atau hiasan, jenis ini lebih menonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan atau fungsinya. Contohnya yaitu seperti bingkai, patung, dll.
  • Tahap Membuat Kerajinan Bahan Keras • Membuat rancangan Rancangan adalah hal awal yang kita lakukan setelah mendapat ide untuk membuat suatu kerajinan dari bahan lunak, rancangan yang bagus biasanya akan menghasilkan yang bagus. Rancangan biasanya dibuat di suatu kertas lalu kita menggambarnya. • Menyiapkan alat dan bahan Setelah rancangan dibuat tahap selanjutnya adalah menyiapkan alat dan bahan. Alat dan bahan di utamakan memiliki kualitas yang bagus sehingga akan mendapat hasil yang baik.
  • Tahap Membuat Kerajinan Bahan Keras • Membuat benda sesuai rancangan Setelah semua siap kita mulai dengan proses pembuatan, buatlah sebuah bagian dasar terlebih dari suatu kerajinan sehingga akan mudah dibentuk dan mempercepat proses pembuatan. • Tahap penyelesaian Tahap akhir setelah kita membuat suatu kerajinan adalah salah satunya dengan merapikan atau memberi hiasan atau beberapa tambahan lain sehingga meningkatkan kualitas kerajinan tersebut.
  • Produk Kerajinan Bahan Keras Kerajinan Logam Kerajinan logam menggunakan bahan logam seperti besi, perunggu, emas, perak, dan lain-lain. Teknik yang digunakan biasanya menggunakan sistem cor, ukir, tempa atau sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Logam memiliki sifat keras, sehingga dalam pengolahannya memerlukan teknik yang tidak mudah, seperti diolah dengan teknik bakar/ pemanasan dan tempa. Kerajinan Kayu Karya kerajinan ukir kayu adalah karya kerajinan yang menggunakan bahan dan kayu yang dikerjakan atau dibentuk menggunakan tatah ukir. Kayu yang biasanya digunakan adalah: kayu jati, mahoni, waru, sawo, nangka, dan lain-lain.
  • Produk Kerajinan Bahan Keras Kerajinan Bambu Bambu dapat dijadikan berbagai produk kerajinan yang bernilal estetis dan ekonomi tinggi. Beberapa teknik dalam pembuatan kerajinan bahan alam dan bambu adalah teknik anyaman dan teknik tempel atau sambung. Kerajinan Rotan Contoh produk kerajinan dan bahan rotan banyak digunakan pada meja kursi, almari, tempat makanan, dan lain-lain. Kerajinan Batu Teknik pengolahan untuk batu hitam dan batu padas banyak menggunakan teknik pahat dan teknik ukir. Kerajinan batu banyak digunakan untuk hiasan interior dan eksterior.
  • Keberhasilan & Kegagalan Wirausahawan Keberhasilan wirausaha : • Perencanaan yang matang • Adanya visi, misi dan dedikasi tinggi dari usaha bisnnisnya • Memiliki komitmen tinggi dalam usaha mencapai tujuan • Adanya dana yang cukup untuk usaha • SDM yang handal teknologi tinggi • Adanya faktor internal dan eksternal berupa peningkatan barang dan jasa • Adanya keterampilan dan pengalaman bidang usaha • Adanya kecocokan minat terhadap usaha • Adanya sarana dan prasarana yang lengkap sebagai penunjang usaha
  •  Keberhasilan & Kegagalan Wirausahawan Kegagalan wirausaha : • Tidak mempunyai perencanaan usha tertulis • Tidak memiliki pendidikan relevan • Tidak berorientasi kemasa depan • Kurang spesialisasi • Jarang mengadakan inovasi • Kurangnya pengalaman Manajemen • Tidak punya semangat wirausaha • Kurang modal • Lemahnya pemasaran • Tidak punya etos kerja tinggi